MASAMBA,TEKAPE.co — Kunjungan Tim Deputi Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kali ini sambangi Luwu Utara bukan hanya menggelar sosialisasi.
Sebelum menggelar pertemuan di ruang aspirasi gedung DPRD kabupaten Luwu Utara bersama lembaga eksekutif dan legislatif, terlebih dahulu tim deputi menyambangi ruang kerja bupati Luwu Utara, Jalan Simpurusiang Masamba.
Kunjungan ke ruang kerja bupati pun di sambut hangat Bupati Luwu Utara Indah Putri Indriani.
Pada pertemuan tersebut Tim deputi pencegahan korupsi yang di pimpin oleh Heri Nurudin mengekspos sejauh mana progres pengembangan infrastruktur yang ada di Kabupaten Luwu Utara.
Sontak bupati cantik pertama di Sul-Sel membeberkan bahwa untuk Luwu Utara ada tiga wilayah yang sarana jalur transportasinya itu sulit .
“Luwu Utara memiliki tiga wilayah yang sarana jalur transportasinya itu sulit di akses, di mana daerah tersebut berbatasan langsung dengan wilayah Sulawesi Barat dan Sulawesi Tengah,” papar Indah.
Namun Pemerintah Daerah kabupaten Luwu Utara tetap berupaya berkoordinasi dengan Pemerintah provinsi dan pusat untuk menghadirkan akses jalan yang baik bagi masyarakat yang ada di sana.
Mendengar hal tersebut Ketua Tim deputi Pencegahan Korupsi Heri Nurudin meminta dengan rinci pemetaan lokasi.
“Jadi minta tolong pemetaan lokasi itu di berikan kepada kami, sehingga kami juga mampu memberi dorongan langsung kepada pemerintah pusat,” jelas Heri.
Jadi permasalahan inprastruktur seperti yang di hadapi Pemkab Luwu Utara ini mesti kita bantu bersama.
“Sebab ini bukan tanggung jawab sendiri melainkan tanggung jawab kita bersama, sehingga persoalan kesejahteraan itu dapat pula di rasakan masyarakat di tiga wilayah tersebut,” tutup Nurdin. (jus)












