MASAMBA, TEKAPE.co — Saat berkunjung ke Luwu Utara, Rabu kemarin, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Bidang Pencegahan, berharap lima rencana aksi dari 10 komitmen yang telah disepakati bersama dengan Pemda Luwu Utara untuk segera diimplementasikan guna mendukung program pemberantasan korupsi terintegrasi KPK di seluruh daerah.
“Ada 10 komitmen yang kita bangun bersama, tapi yang utama ada lima yakni e-Planning dan e-Budgeting, Perbaikan Barang dan Jasa, Perbaikan Pelayanan Perijinan, Perbaikan Manajemen SDM serta Penguatan Aparat Pengawasan Intern Pemerintah (APIP),” ungkap Koordinator KPK Bidang Pencegahan Wilayah Sulsel, Dwi Aprilia Linda, usai melakukan Konsolidasi – Eksekutif di Kantor DPRD Luwu Utara Rabu kemarin.
Linda menambahkan, KPK datang ke Luwu Utara dalam rangka Koordinasi dan Supervisi Pemberantasan Korupsi Terintegrasi.
“Kami hadir di sini utamanya untuk monitoring dan evaluasi atas rencana aksi yang saya sebutkan tadi yang telah disusun oleh Pemda Luwu Utara. Ini semua terkait pencegahan korupsi. Jadi, proporsi pencegahan korupsi harus lebih besar daripada penindakan,” ucap Linda.
Sementara itu, Bupati Indah Putri Indriani mengatakan bahwa 10 komitmen yang telah dibangun bersama KPK itu, utamanya lima rencana aksi tadi, telah dilaksanakan oleh pemerintah daerah.
“Komitmen itu berupa infrastruktur, terkait dengan pelaksanaan e-Planning dan e-Budgeting. Di mana beberapa waktu lalu pemerintah daerah, PLN, dan Telkom, berkomitmen membangun infrastrukturnya,” terang Indah.
Semua yang dilakukan, kata Indah, semata-mata untuk menghadirkan kesejahteraan di tengah-tengah masyarakat.
“Apa yang kita lakukan ini adalah untuk memastikan bahwa setiap kebijakan pembangunan pemerintah dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat dalam rangka menghadirkan kesejahteraan di tengah-tengah masyarakat itu sendiri,” pungkasnya. (LH-jus)












