PALOPO, TEKAPE.co – Pemerintah Kota Palopo melalui Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Kota Palopo, Andi Poci secara resmi menandatangani Komitmen Bersama Pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun 2025, Senin (19/5/2025).
Penandatanganan komitmen tersebut dilakukan secara daring dari Ruang Kerja Wali Kota Palopo, Lantai III Kantor Wali Kota.
Andi Poci hadir mewakili Wali Kota Palopo dalam acara yang diselenggarakan oleh Balai Besar Penjaminan Mutu Pendidikan (BBPMP) Provinsi Sulawesi Selatan.
Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya mewujudkan pelaksanaan SPMB 2025 yang objektif, transparan, akuntabel, berkeadilan, dan bebas diskriminasi, sebagaimana diamanatkan oleh pemerintah pusat dalam sistem penerimaan peserta didik yang bersih dan profesional.
Turut hadir dalam kegiatan ini, Kepala Dinas Pendidikan Kota Palopo, Asnita Darwis, serta perwakilan unsur Forkopimda, Inspektorat Kota Palopo, Ketua MKKS SMP Kota Palopo, Ketua K3S SD Kota Palopo, dan berbagai stakeholder pendidikan lainnya.
Kepala BBPMP Sulsel, Imran memimpin langsung jalannya penandatanganan sekaligus diskusi teknis terkait pelaksanaan SPMB 2025 di Sulawesi Selatan.
Isi Komitmen Bersama Pelaksanaan SPMB 2025
Para pihak yang menandatangani komitmen bersama menyepakati beberapa poin penting dalam pelaksanaan SPMB 2025, yaitu:
Melaksanakan tugas dan tanggung jawab sesuai peran masing-masing dengan menjunjung tinggi kejujuran, transparansi, dan profesionalisme.
Tidak menyalahgunakan wewenang dalam bentuk apa pun di seluruh tahapan penerimaan murid baru.
Menolak segala bentuk praktik korupsi, kolusi, dan nepotisme (KKN).
Menjaga kerahasiaan data dan informasi selama proses penerimaan berlangsung.
Melakukan pengawasan serta melaporkan pelanggaran kepada pihak berwenang jika ditemukan indikasi penyimpangan.
Penandatanganan komitmen ini menjadi langkah awal yang penting untuk memastikan bahwa proses penerimaan murid baru tahun 2025 dapat berjalan dengan bersih dan adil bagi seluruh masyarakat.
Pemerintah Kota Palopo berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan melalui sistem yang transparan dan berbasis merit.
Implementasi SPMB 2025 diharapkan mampu mengakomodasi hak seluruh calon peserta didik secara adil dan merata, tanpa diskriminasi.
Dengan keterlibatan lintas sektor dan pengawasan yang ketat, SPMB 2025 diyakini menjadi momentum penting dalam membangun kepercayaan publik terhadap sistem pendidikan di Kota Palopo dan wilayah Sulawesi Selatan secara umum.(*)










