MOROWALI, TEKAPE.co – Pemerintah Kabupaten Morowali menyambut positif inisiatif Universitas Tadulako (Untad) dalam menghadirkan Program Pascasarjana Magister Ilmu Hukum dengan konsentrasi Hukum Pertambangan. Program ini dinilai sangat relevan dan strategis dalam menjawab kebutuhan daerah, khususnya sebagai kawasan industri nasional.
Hal tersebut disampaikan Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Morowali, Drs. Yusman Mahbub, M.Si, saat membuka kegiatan Sosialisasi Penerimaan Mahasiswa Baru Gelombang II Tahun Akademik 2025/2026 Program Studi Magister Ilmu Hukum Untad, yang berlangsung pada Selasa (27/05/2025) di Aula Kantor Bupati Morowali.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Dosen Fakultas Hukum Untad Dr. H. Hamdan Rampadia, SH, MH, Koordinator Program Studi Magister Ilmu Hukum Suardi, SH, MH, para asisten dan staf ahli Sekretariat Daerah, serta Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Daerah Kabupaten Morowali.
Dua konsentrasi utama yang disosialisasikan adalah Ilmu Hukum Pertambangan dan Ilmu Hukum Kesehatan. Keduanya dinilai memiliki nilai strategis dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) lokal yang sejalan dengan kebutuhan pembangunan Morowali.
“Ini adalah langkah sangat baik dari Fakultas Hukum Untad dalam memperluas akses pendidikan tinggi yang relevan dengan karakteristik dan potensi daerah,” ujar Sekda Yusman Mahbub.
Ia menambahkan bahwa keberadaan Program Magister Ilmu Hukum Pertambangan menjadi sangat penting mengingat Morowali merupakan salah satu pusat industri strategis nasional, terutama di sektor pertambangan dan energi.
“Morowali dikenal sebagai kawasan industri strategis nasional. Maka, kehadiran program Magister Ilmu Hukum Pertambangan sangat tepat. Kami berharap banyak putra-putri daerah dapat melanjutkan studi ke jenjang yang lebih tinggi, khususnya di bidang yang dibutuhkan daerah,” lanjutnya.
Kegiatan sosialisasi ini menjadi bukti nyata komitmen Pemerintah Daerah Kabupaten Morowali dalam mendukung peningkatan kualitas SDM serta memperluas akses pendidikan tinggi yang sesuai dengan arah pembangunan daerah.
Dengan hadirnya Program Magister Ilmu Hukum dari Untad, diharapkan tercipta sinergi antara dunia akademik dan kebutuhan riil industri serta pemerintahan di Morowali, khususnya dalam menyongsong tantangan pembangunan berkelanjutan di sektor hukum dan pertambangan.(*)












