PALOPO, TEKAPE.co — Diduga karena beda pilihan di Pilwalkot Palopo, dua kubu di Kelurahan Pontap Kecamatan Wara Timur, Kota Palopo, Sulsel, sempat berseteru, Jumat 23 Pebruari 2018.
Keduanya cekcok diduga karena saling ejek soal pilihan di Pilwalkot Palopo. Hingga akhirnya berseteru dan berujung saling lapor di Polres Palopo. Namun setelah dimediasi, keduanya kemudian memilih berdamai.
Dua kubu yang berseteru itu adalah Mega (30) dan Adi (26), keduanya warga Jalan Datuk Sulaiman, Kelurahan Pontap, Kecamatan Wara Timur Kota Palopo.
Keduanya adalah simpatisan dari salah satu pasangan yang akan bertarung di Pilwalkot 2018.
Awal mula masalah itu pecah, saat itu Mega sementara menunggu ojek di depan salah satu Posko Calon Walikota dan Wakil Walikota Palopo, hendak ke Kantor Imigrasi.
Tiba-tiba Adi yang menumpangi sebuah mobil lompat dan meneriaki Mega dengan nada menyinggung. Dari situ mulai berseteru.
Atas kejadian tersebut, Polres Palopo, memanggil kedua bela pihak. Dan diberikan penyuluhan Kamtibmas. Kedua kubu pun sepakat damai dan saling berpelukan.
Kasat Reskrim Polres Palopo, AKP Ardi Yusuf, di usai mendamaikan kedua belah pihak, meminta kepada masyarakat agar tidak terpecah karena persoalan beda pilihan.
“Atas kejadian ini kami dari pihak kepolisian meminta kepada masing-masing simpatisan untuk saling menghargai, saling menjaga kemanan Kota Palopo dalam menghadapi pilkada. Jangan hanya karena Pilkada masyarakat Kota Palopo terpecah,” tegas Ardi Yusuf. (*)












