LUWU, TEKAPE.co – Camat Basse Sangtempe Utara, Kabupaten Luwu dikatakan jarang masuk kantor sehingga warga keluhkan kondisi itu.
Hal tersebut diungkapkan Ketua Umum PP HAM Bastem, Tandiesak Parinding kepada Tekape.co, Kamis 12 Juli 2018.
“Warga yang mengatakan pak camat jarang masuk kantor. Karena itu kami mengecek langsung dan ternyata pak camat tidak ada di tempat,” terang Tandiesak.
Menurutnya, hal itu sangat merugikan masyarakat Basse Sangtempe Utara karena pelayanan publik tidak berjalan sebagaimana mestinya dan selain itu negara tentu juga turut dirugikan dengan perilaku ASN seperti itu.
“Wajar jika staf di Kantor Camat Basse Sangtempe Utara malas masuk kerja karena camatnya saja malas masuk. Seharusnya selaku camat mengontrol bawahannya dan memberikan contoh yang baik,” terangnya.
Sementara itu, Camat Basse Sangtempe Utara, Saing, saat dikonfirmasi via telepon membantah jika dirinya malas berkantor.
“Tidak begitu dinda. Barangkali pada waktu mereka datang kebetulan saya tidak ada karena tugas dilapangan. Maunya saya, tanyakan dulu camatnya apa kerjanya, ada yang terbengkalai atau tidak. Karna saya itu bisa dibilang 75 persen di lapangan,” kata Saing.
Ia menjelaskan kalau dirinya sudah berusaha membangun Bastem dan juga ada banyak tugas di daerah.
“Saya sudah berusaha semaksimal mungkin melakukan yang terbaik, yang terpenting bagi saya pekerjaan saya tidak terbengkalai. Mendaki itu bukan hal mudah, setiba di rumah baru dikatakan selamat, baru ada cerita seperti itu.Tidak mungkin juga saya PP terus menerus apalagi kalau ada urusan di daerah seperti di dinas-dinas Belopa, saya ini diperintah Bupati, apalagi desa saya yang bermasalah,” ujarnya. (rindhu)












