Hanya Butuh 2,5 Jam, Satreskrim Polres Jepara Berhasil Ungkap Pelaku Pembuang Bayi di Bangsri

BELANEGARANEWS.ID, JEPARA || Tidak butuh waktu lama Sat Reskrim Polres Jepara mengungkap pelaku pembuang bayi di Desa Srikandang, Kecamatan Bangsri.

Bayi berjenis kelamin laki-laki itu pertama kali ditemukan saksi W dan J di perkebunan, pada Jumat (11/11/2022) pukul 19.30 WIB. Awalnya saksi W mendengar suara tangisan bayi kemudian memberitahu saksi J. Setelah ditelusuri ternyata ada bayi yang tergeletak di samping kandang sapi.

BACA JUGA :  Polres Pelabuhan Tanjung perak Berhasil Amankan Sindikat Pembobol Rekening Bank

Setelah itu saksi W dan saksi J menginformasikan kepada warga. Bayi kemudian dievakuasi ke Puskesmas Bangsri I.

Kasat Reskrim Polres Jepara AKP M. Fachrur Rozi mengatakan, setelah menerima keterangan dari saksi-saksi, pihaknya langsung melakukan penyelidikan.

Kami menemukan orang yang baru melahirkan dengan inisial S (40) pada malam itu juga pukul 22.00 WIB,” terang AKP M. Fachrur Rozi, Sabtu (12/11/2022).

BACA JUGA :  Tangkapan Minyak Jenis Solar Bersubsidi Oleh Krimsus Polda Kalbar Masih Terlihat Berada di Halaman Polsek Boyan
5297341988

Dia menerangkan kondisi bayi saat ditemukan dalam kondisi sehat dan masih terdapat tali pusar. Bayi dan ibu bayi kini menjalani perawatan di puskesmas.

Sat Reskrim Polres Jepara akan meminta keterangan kepada yang bersangkutan setelah menjalani perawatan. Karena saat ini S mengalami pendarahan usai melahirkan dan belum bisa dimintai keterangan.

Sat Reskrim Polres Jepara akan melakukan olah TKP di lokasi kejadian, kemudian mencari dan meminta keterangan saksi-saksi. Setelah itu akan diinformasikan status hukum ibu yang diduga membuang bayi tersebut.

BACA JUGA :  Siapa Yang Menikmati Penjualan Aset Negara Di Kecamatan Wedung Demak?

Saat ini kami masih melakukan penyelidikan, untuk ibu dan bayi sudah dievakuasi ke Puskesmas Bangsri,” ujar AKP M. Fachrur Rozi memungkasi.(*)

Galih RM

BERITA TERBARU YANG DISARANKAN !
Bagikan Artikel :

POSTING TERKAIT

Menyalinkode AMP

Komentar