MASAMBA, TEKAPE.co — Serasa masih belum percaya atas kepergian saudara, sahabat, sekaligus rekan kerja sebagai jurnalis di Luwu Utara, pagi Rabu 11 Oktober sekitar Pukul 06.45 rutinitas pagi saya mengantar anak kesekolah, saya terkejut saat membuka ponsel android salah seorang teman wartawan memposting di group tentang kabar duka itu.
Karena masih percaya, saya langsung menuju rumah duka usai mengantar anak ke sekokahan, terlihat bendera putih berdiri di depan jalan perisi lorong masuk kediamannya di jalan trans sulawesi samping kantor Telkom Masamba. Saya baru percaya setelah saya berada di depan lorong rumah Almarhum bersama beberapa tetangga Almargum Bapak Iyan, ada juga Kadis Perikanan Ir Muharwan.
Innalillahi Wa Innailahi Rojiun, hanya kata itu yang bisa keluar dari mulut saya waktu itu.
Almarhum Ruslan meninggalkan satu Putri semata wayang dan satu istri, sebelum bertugasdi Luwu Utara Almarhum pernah bertugas di Makasar sebagai Wartawan Majalah.
Almarhum kemudian mengikuti Istri di Luwu Utara sekitar Tahun 2008. Kampung kelahiran Istri tercintanya Luwu Utara. Almarhum dipercaya sebagai wartawan harian Ujungpandang Express sekaligus sebagai kepala Biro Luwu Utara.
Saat itu Alm selalu mencari saya ketika dalam peliputan, menurut Almarhum tidak lengkap rasanya meliput tanpa saya bersamanya. Ia selalu kontak menanyakan posisi saya, kemudian mengabarkan kalau ada peliputan di kantor Bupati Luwu Utara.
Di mata saya, Almarhum orang baik, tidak pernah meninggalkan lima waktu, Ia selalu memberi nasihat kepada saya termasuk wartawan lainnya. Almarhum memang sering mengeluh kondisi kesehatannya seperti asam lambung, kolesterol, dan Hivertensi. Itulah sebabnya Ia selalu makan tepat waktu dan makanan yang disantap bukan sembarang makanan.
Beberapa bulan terkahir saya memang jarang bersama dengan Almarhum baik dalam pekerjaan maupun kegiatan lainya. Tapi kami sering kontak- kintakan sekadar menanyak kabar dan kegiatan peliputan. Saya juga sering memantau akun Facebook Alm dimana terakhir Ia berada di Kota Palopo bersama keluarga dalam rangka arisan keluarganya.
Selamat Jalan saudaraku, semoga Allah SWT melapangkan jalan untuk menghadapMu….. Amal Ibadanya diterimah, dan segala dosa-dosanya diampuni.












