Ketika KPK Soroti Munas Partai Politik

Tidak ada komentar 132 views
banner 468x60

Jakarta, BNNews – Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Saut Situmorang mengatakan, pihaknya selalu mendengar adanya dugaan isu politik uang di setiap Musyawarah Nasional (Munas) di setiap partai politik (parpol).

“Kalau tak ada penyelenggara negara di situ, itu di luar kompetensi kami (KPK). Tetapi kenapa itu jadi perhatian kami? Karena memang cenderungnya mereka penyelenggara negara, inkumben juga penyelenggara negara,” kata Saut.

Kata dia, dari berbagai penindakan kasus, muncul suara-suara kalau uang hasil korupsi antara lain digunakan untuk mendapatkan pengaruh atau mendukung penyelenggaraan Munas.

“Makanya itu menjadi perhatian kita, bagaimana kita perhatikan itu supaya isu transaksional tidak terjadi,” sambungnya.

Ia pun merahasiakan cara KPK mengawasi penyelenggaraan munas parpol. Dia hanya memastikan KPK selalu punya cara untuk melihat siapa yang berpotensi melakukan politik transaksional.

“Kami memperhatikan itu semua, karena itu kewajiban kami. Ketika dia penyelenggara negara, kewajiban kami untuk menjaga tetap berintegritas, untuk menjaga dia tidak melakukan politik transaksional,” pungkasnya.

Perlu diketahui sebelumnya, dalam waktu dekat beberapa partai politik akan menyelenggarakan munas, salah satunya Partai Golkar yang akan menyelenggarakan munas pada 3-6 Desember 2019. Agenda utama dari munas Golkar adalah memilih ketua umum. (Red)

SHARE :
Banner IDwebhost
banner 468x60
Tidak ada Respon

Tinggalkan pesan "Ketika KPK Soroti Munas Partai Politik"