Kurir Ganja Ini Diupah Rp 3 Juta, Ternyata Napi Bebas Bersyarat

banner 468x60

Solo, Belanegaranews.id — Tersangka kurir ganja, Anang Arif, warga Malang, Jawa Timur diupah Rp 3 juta untuk mengambil ganja dari Cilegon, Banten, Jawa Barat. Residivis ini juga telah dibuatkan Kartu Tanda Penduduk (KTP) palsu dengan nama Minarjo, sekaligus tiket pesawat.

 “Tersangka ini mendapatkan duit Rp 3 juta. Dalam menjalankan aksinya tersebut, dia mendapat KTP palsu sekaligus tiket dari Malang menuju ke Jakarta Bandara Soetta,” terang Kepala BNNK Solo, AKBP Ridho Wahyudi dalam rilis di Kantor BNN Kota Solo Kompleks Balaikota Solo, Senin (16/9) siang.

Selain itu, tersangka juga tengah menjalani pembebasan bersyarat usai melakukan tindak pidana di Rutan Malang. Tersangka tergiur menerima pekerjaan sebagai kurir lantaran ditawari rekan satu selnya.

 “Kesehariannya, dia bekerja sebagai juru parkir. Saat dipenjara itulah, dia kenal seorang Napi. Setelah bebas, temannya menawarkan pekerjaan kurir ganja tersebut kepada tersangka dan langsung disanggupi,” jelas Ridho.

Tersangka ditangkap saat menaiki bus antar kota antar provinsi dengan membawa dua buah koper besar berisi 50 kilogram ganja. Bus yang menuju Kediri tersebut dibelokkan ke pangkalan bus yang ada di Kawasan Gilingan, Banjarsari, Solo.

Saat penumpang seluruhnya turun sambil membawa barang-barang, tersangka langsung diamankan.

Editor : Catur Haryanto

SHARE :
Banner IDwebhost
banner 468x60
Tidak ada Respon

Tinggalkan pesan "Kurir Ganja Ini Diupah Rp 3 Juta, Ternyata Napi Bebas Bersyarat"