oleh

Obat Covid-19 Mahal dan Langka, Ketum GBNN : Copot Izin Usaha dan Pidanakan Produsen Mafia Obat Covid-19

BelaNegaraNews.ID, Cibinong | Ketua Umum Garda Bela Negara Nusantara (GBNN) Fahria Alfiano menyampaikan pernyataan sikap harga obat-obatan virus Corona yang mahal dan mengalami kelangkaan.

 

“Saya mendapat informasi dari anggota keluarga pasien Covid-19 yang kesulitan mendapatkan obat-obatan virus Corona,” katanya melalui telepon seluler di Cibinong, Senin (12/7/2021) malam.

 

Ia menambahkan, anggota keluarga akhirnya mendapatkan obat-obatan Covid-19, namun dengan harga yang tinggi tidak sesuai harga eceran tertinggi (HET) yang telah ditentukan Pemerintah.

5297341988

 

“Masyarakat itu lagi susah, jadi jangan tambah dibebankan dengan harga yang tidak sesuai HET dong, ” ujar Fahria.

BACA JUGA :  Audiensi Dengan Mendes PDTT, Kapolri Pastikan Pendampingan Edukasi Dana Desa

 

Lanjutnya, seharusnya Pemerintah tegas dalam hal ini Kementrian Kesehatan (Kemenkes) menindak tegas oknum yang bermain dengan harga tinggi dan kelangkaan obat Covid-19.

 

“Jika Pemerintah acuh dalam hal ini, bagaimana dengan masyarakat yang terpapar Covid-19 namun ekonominya kekurangan. Dan dalam hal ini harus mengambil langkah cepat agar menciptakan rasa aman, dan rakyat bisa tenang mengakses obat-obatan Covid-19 dengan mudah serta harga sesuai HET,” jelas Fahria.

BACA JUGA :  Pastikan Kondisi Petugas di Pos Pemeriksaan Fit, Tim Kesehatan Cek Tensi Darah

 

Ketum GBNN menegaskan, pihaknya siap membantu berkoordinasi dengan pemerintah untuk bisa berperan maksimal dalam menjaga ketersediaan obat Covid-19 dengan cara mengawal produsen dan distributor yang mencoba jadi mafia yang menjual obat-obatan Covid-19 dengan harga melambung.

 

“Jika ditemukan dan terbukti ditindak tegas dengan mencabut izin usaha mereka serta dipidanakan. Kalau perlu buat UU nya,” jelas Fahria.(Red)

Komentar