Pangdam IX/Udayana : Rafid Test Antigen Gratis Bagi Warga Atau Sopir Angkutan Logistik

banner 468x60

BELANEGARANEWS.ID, NEGARA – Semakin meningkatnya orang yang masuk ke Bali, sehingga menjadi perhatian serius Kodam IX/Udayana. Pangdam IX/Udayana Mayjen TNI Maruli Simanjuntak, S. Mc., meninjau langsung penerapan Protokol Kesehatan Covid-19 dan Kesiapan Pos Rafid Test Antigen Gratis bagi warga atau sopir Angkutan Logistik yang disiapkan dalam rangka libur Natal 2020 dan Tahun baru 2021, dipelabuhan Gilimanuk, Sabtu, (19/12/2020).

Terkait kegiatan tersebut, sebelum melaksanakan peninjauan di pelabuhan Gilimanuk, Pangdam terlebih dahulu menyambangi Makoramil 1617-01/Negara, Kodim 1617/Jembrana untuk Transit dan Istirahat sejenak. Dalam kesempatan tersebut Pangdam juga memberikan bantuan berupa uang sebesar 12 juta, yang digunakan untuk perbaikan bangunan pelapon dan WC yang ada di Makoramil 1617-01/Negara.

Selanjutnya Pangdam menuju Pelabuhan ASDP Gilimanuk guna meninjau langsung Kesiapan Pos Rafid Test Antigen Gratis dalam rangka menghadapi libur Natal 2020 dan Tahun baru 2021, serta untuk membantu meringankan warga masyarakat khususnya sopir Angkutan Logistik yang berkunjung dan mengantar logistik masuk ke Bali.

Dalam Kesempatan tersebut, Pangdam menyampaikan yang intinya, dengan telah dibukanya pariwisata di Bali pada saat libur Natal dan Tahun Baru 2020 ditengah Pandemi Covid-19, ini merupakan ujian bagi pemerintah Bali, apabila peningkatan kasus Covid-19 di Bali menurun, maka pariwisata Bali bisa dibuka lebih luas lagi, begitu juga sebaliknya jika kasus Covid-19 semakin meningkat, maka kemungkinan besar pariwisata Bali akan ditutup kembali.

“Melalui diskusi yang panjang dengan semua pihak, pemerintah daerah Bali harus mengambil kebijakan dan keputusan untuk membuka kembali pariwisata di Bali, dengan harapan antara pencegahan penularan Covid-19 dan ekonomi masyarakat dapat berjalan dengan baik,” Kata Pangdam.

Agar apa yang diharapkan oleh semua pihak dapat berjalan dengan baik, Pangdam menghimbau kepada semua pihak dan masyarakat termasuk wisatawan agar dengan kesadaran yang tinggi, untuk tetap melaksanakan dan menerapkan Protokol Kesehatan Covid-19, sehingga dapat memutus penyebaran dan penularan Covid-19.

“Satgas Covid-19, dari TNI, Polri, Pemda, dan semua unsur terkait lainnya selalu menghimbau masyarakat Bali, untuk selalu sadar akan pentingnya Protokol Kesehatan Covid-19, apabila kasus Covid-19 akan terjadi peningkatan lagi, resikonya Bali akan ditutup kembali,” ujar Pangdam.

Pemerintah Provinsi Bali, TNI, Polri, dan instansi terkait lain terus berusaha meyakinkan pemerintah pusat dan agar ekonomi masyarakat Bali bisa berjalan. Dengan berdasarkan laporan yang diterima oleh Satgas Covid-19, sampai saat ini telah terjadi peningkatan dan terdapat sebanyak 13 ribu wisatawan yang masuk ke Bali melalui jalur udara dan darat, dengan tetap menerapkan Protokol Kesehatan Covid-19.

Selanjutnya Pangdam menyampaikan, untuk jalur masuk yang melalui darat atau pelabuhan Gilimanuk tetap menerapkan Protokol Kesehatan Covid-19. Saat ini Satgas pusat telah memberikan bantuan sebanyak 100 ribu lebih rapid tes antigen sehingga khusus bagi sopir dan kernet angkutan logistik akan difasilitasi untuk memudahkan masuk ke Bali.

“Akan difasilitasi pelaksanaan Rapid tes antigen untuk sopir dan kernet angkutan logistik yang masuk ke Bali, tetapi tetap dilihat dinamika dilapangan kalau ada hal-hal yang mendesak dan ada masyarakat tidak mempunyai uang untuk Rafid tes antigen mandiri, maka tetap akan difasilitasi,” tutup Pangdam.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut, antara lain Bupati Jembrana I Putu Artha, Danrem 163/Wirasatya Brigjen TNI Husein Sagaf, S.H., Danlanal Bali Kolonel Laut Ketut Budiantara, Para Asisten Kasdam IX/Udayana, Kakesdam IX/Udayana, kasiops Korem 163/Wirasatya, Dandim 1617/Jembrana dan Kapolres Jembrana serta Para Pejabat daerah Jembrana lainnya. (Pendam IX/Udy/Selamet).

SHARE :
Banner IDwebhost
banner 468x60
Tidak ada Respon

Tinggalkan pesan "Pangdam IX/Udayana : Rafid Test Antigen Gratis Bagi Warga Atau Sopir Angkutan Logistik"