Panglima Perang Badak Hitam, Kerahkan Pasukan Mengamankan Patok Perbatasan RI-PNG

BELANEGARANEWS.ID, MERAUKE || Sebagai Satuan Tugas Pengamanan Perbatasan (Satgas Pamtas) yang memiliki tugas pokok menjaga kedaulatan NKRI dan pengamanan serta mencegah pergeseran patok batas negara antara Indonesia dengan Papua New Guinea, Satgas Pamtas RI-PNG YONIF 511/DY BADAK HITAM gelar Patroli Patok.

Hal tersebut disampaikan Dansatgas Pamtas RI-PNG Yonif 511/DY Letkol Inf Rully Noriza S.I.P, M.I.P., dalam rilis tertulisnya di Kampung Sota, Distrik sota, Kabupaten Merauke. Jumat (27/01/2023)

Dansatgas Letkol Inf Rully Noriza S.I.P, M.I.P., mengatakan bahwa pelaksanaan patroli patok perbatasan ini dilaksanakan oleh seluruh pos yang memiliki tanggung jawab dan dengan semangat yang kuat Satgas Pamtas RI-PNG Yonif 511/DY berhasil melaksanakan patroli dalam keadaan aman meskipun mendapatkan kendala dan hambatan selama pelaksanaan, hal itu tidak jadi masalah bagi prajurit Badak Hitam.

BACA JUGA :  Kapolda Sulsel Berkunjung Ke KPU Sulsel dan Cek Gudang Surat Suara KPU di KIMA

Terdapat 102 patok yang menjadi tanggung jawab Satgas Pamtas RI-PNG Yonif 511/DY yang terdiri dari 17 Patok MM, 9 Patok type A dan 76 Patok type B. Kurang lebih 4 bulan penugasan patroli patok perbatasan dilaksanakan berjumlah 81 Patok yang sudah terpatroli. Salah satu diantaranya Patok Monumen Meridian (MM) 11.2 yang berada di Distrik Ulilin, Kabupaten Merauke, Papua yang merupakan tanggung jawab bersama dari Pos Bupul 12 dan Pos Bupul 13. Dengan jarak tempuh dari Pos menuju patok MM. 11.2 yang cukup jauh yakni ± 25km, sehingga dibutuhkan waktu tiga hari perjalanan,” ujar Dansatgas Letkol Inf Rully Noriza S.I.P, M.I.P.

BACA JUGA :  Pangdam I/BB Apresiasi Satgas Yonif 132/BS Usai Amankan 28 Munisi dan Dua Magazen

Lettu Inf Sena Nur Jabbar (Pasi Ops Satgas) mengatakan pelaksanaan patroli untuk mengetahui dan memastikan kondisi patok batas negara tidak bergeser ataupun rusak dan untuk meminimalisir, mencegah, mengatasi apabila terdapat pelanggaran batas wilayah serta kegiatan ilegal di wilayah perbatasan kedua negara karena hal ini menyangkut tentang kedaulatan NKRI.

5297341988

Meskipun prajurit Badak Hitam mendapatkan kendala di sepanjang perjalanan dengan kondisi alam yang bervariasi seperti menerobos Semak Belukar, Hutan Tropis, menyusuri Rawa hingga Melewati Sungai itu tidak menurunkan mental dan fisik bagi prajurit kami, karena semua prajurit telah mempunyai pengalaman tempur dan latihan yang sangat profesional. Sisa Patok yang belum terpatroli akan dilaksanakan pada bulan Februari 2023″ ucap Lettu Inf Sena Nur Jabbar.

BACA JUGA :  500 Gram Ganja Siap Edar Berhasil Diamankan Satgas Pamtas RI-PNG Yonif 132/BS

Bagi Seorang Prajurit TNI, mengemban tugas operasi termasuk pengamanan perbatasan adalah suatu Kehormatan. Maka dari itu Prajurit Satgas Yonif 511/DY Badak Hitam berkomitmen penuh akan selalu mengabdikan seluruh jiwa raganya demi menjaga kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia. (One007)

Galih RM

BERITA TERBARU YANG DISARANKAN !
Bagikan Artikel :

POSTING TERKAIT

Menyalinkode AMP

Komentar