PDIP Tutup Pintu Gibran Untuk Maju Jadi Walikota Solo 2020

banner 468x60

Solo, Belanegaranews.id — Peluang putra sulung Presiden Joko Widodo (Jokowi), Gibran Rakabuming Raka maju sebagai calon Walikota Solo melalui Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) semakin kecil. Penjaringan calon walikota dan calon wakil walikota dari partai berlambang kepala banteng itu dilakukan tertutup sehingga calon non-kader PDIP sulit mendaftar.

“Kalau bukan kader tidak bisa. Termasuk Mas Gibran. Kita penjaringannya tertutup kok,” kata Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDIP Solo, FX Hadi Rudyatmo, Senin (16/9).

Alasan penjaringan dilakukan tertutup sesuai Peraturan Partai No 24 tahun 2017. Dalam pasal 10 ayat 04 disebutkan, jika pada pemilihan legislatif terakhir PDIP memperoleh 25 persen suara atau lebih dari 20 persen kursi legislatif. Dalam hal ini, PDIP Solo jauh melampau syarat tersebut.

“Kita kan dapat 62 persen suara. Kursi di legislatif juga sudah lebih dari 50 persen,” kata Rudy –sapaan akrab Ketua DPC PDIP Solo.

Saat ini dukungan dari PDIP Solo sudah mengerucut kepada pasangan Achmad Purnomo – Teguh Prakosa. Keduanya bukan pendatang baru di panggung politik Kota Solo. Purnomo sudah mendampingi Rudy sejak 2012 silam sebagai Wakil Walikota Solo, setelah Jokowi menjadi Gubernur Jakarta. Sementara Teguh Prakosa adalah Ketua DPRD Solo periode 2014-2019.

“Pak Pur kan sudah pengalaman di pemerintahan. Pak Teguh juga sudah menguasai masalah anggaran. Jadi saya kira ini pasangan yang pas,” tambah Rudy.

Editor : Catur Haryanto

SHARE :
Banner IDwebhost
banner 468x60
Tidak ada Respon

Tinggalkan pesan "PDIP Tutup Pintu Gibran Untuk Maju Jadi Walikota Solo 2020"