Peternak Sebut Tak Ada Keseriusan Pemerintah : Tren Harga Ayam Hidup Anjlok

Banner IDwebhost
Banner IDwebhost

Solo, Belanegaranews.id – Perhimpunan Insan Perunggasan Rakyat (Pinsar) Indonesia menilai tidak ada komitmen dari pemerintah untuk menyelamatkan para peternak ayam mandiri. Pasalnya, hampir satu tahun harga ayam lepas kandang di tingkat peternak terus mengalami penurunan harga.

“Saya curiga pemerintah sengaja membiarkan kondisi ini. Agar peternak mandiri mati dan diganti perusahaan besar,” kata Ketua Perhimpunan Insan Perunggasan Rakyat (Pinsar) Indonesia, Jawa Tengah, Parjuni saat dihubungi wartawan, Senin (16/9).

Tudingan tersebut, menurutnya bukan tanpa alasan. Karena anjloknya harga yang dirasakan para peternak mandiri sudah terjadi sekitar setahun. Namun hingga saat ini tidak ada perbaikan dan terobosan kebijakan dari pemerintah.

Bahkan pada beberapa hari terakhir ini, ia menyebut harga ayam hidup yang sebelumnya stagnan rendah di angka Rp 16.500 per kilogram, sekarang trendnya kembali turun di angka Rp 16 ribu/Kg.

“Dengan harga jual itu, tentu banyak peternak yang merugi. Karena harga pokok produksi (HPP) ayam di tingkat peternak sebesar Rp 17.500-18.000 per kilogram,” jelasnya.

Dirinya memprediksi turunnya harga ayam bisa berlanjut sampai akhir tahun. Bahkan lebih.

Karena itu jika tidak ada perhatian dari pemerintah, para peternak ayam siap melakukan aksi demonstrasi. Seperti yang dilakukan selama ini.

Editor : Catur Haryanto

Banner IDwebhost
Tidak ada Respon

Tinggalkan pesan "Peternak Sebut Tak Ada Keseriusan Pemerintah : Tren Harga Ayam Hidup Anjlok"