Polda Jatim Bongkar Prostitusi Online yang libatkan anak dibawah umur

banner 468x60
Polda Jatim Bongkar Prostitusi Online yang libatkan anak dibawah umur

Polda Jatim Bongkar Prostitusi Online yang libatkan anak dibawah umur

 

BelaNegaraNews.ID | Mojokerto – Direktorat Resere Kriminal Khusus (Ditkrimsus) Polda Jatim membongkar jaringan prostitusi anak bawah umur di Mojokerto.  Prostitusi ini berkedok sewa rumah kos harian di harian di Kelurahan Meri, Kecamatan Kranggan, Kota Mojokerto memanfaatkan jarngan grup media sosial, yakni grup whatsapp.

 

Hal itu disampaikan Wakapolda Jatim, Brigjen Pol Slamet Hadi Supraptoyo didampingi Kabid Humas Kombes Pol Gatot Repli Handoko dan Dirreskrimsus Kombes Pol Farman dalam keterangan persnya di hadapan wartawan, Senin (1/1/2021). Menurut Wakapolda, dalam pengungkapan ini pihaknya mengamankan mucikari sekaligus otak dari prostitusi ini yaitu OS (38), warga Sidoarjo yang juga sekaligus pemilik kos tersebut.

 

“Tersangka kami amankan setelah patroli siber Ditkrimsus Polda Jatim menemukan indikasi prostitusi di media sosial Facebook dan WhatsApp tiga hari lalu,” sebut Brigjen Pol Slamet Hadi Supraptoyo .

 

Dikatakan, tersangka mengelola jaringan prostitusi online dengan korban yang semuanya masih anak-anak atau di bawah umur atau berusia antara 14 tahun hingga 16 tahun. Ada 36 orang gadis yang dipekerjakan dalam prostitusi online oleh tersangka. Mereka rata-rata masih duduk dibangku sekolah SMP hingga SMA.

 

Untuk mencari pelanggan, OS tidak sendirian. Dia dibantu enam orang. Mirisnya, enam orang itu juga masih anak-anak. Tersangka merekrut sejumlah anak di bawah umur untuk dijadikan reseller atau bertugas untuk menawarkan jasa sewa kamar dan wanita panggilan.

 

“Para reseller ini juga yang mengoperasikan akun Facebook dan WhatsApp sewa kamar kos harian milik tersangka. Setelah dapat calon pelanggan atau penyewa, langsung dikomunikasikan ke tersangka OS,” tambah Slamet.

 

Kepada para pelanggan atau penyewa kamar kos, tersangka OS kemudian menawarkan jasa wanita panggilan (WP) yang semuanya anak di bawah umur, sekaligus tarifnya.  Penyewaan kamar kos sendiri terbilang murah. Untuk waktu lima jam saja, tersangka OS mematok tarif hanya Rp 50 ribu. Sementara untuk sewa wanita, tarifnya Rp 250 ribu sampai Rp 1 juta, tergantung umur dan kecantikannya. (Red)

 

1
SHARE :
Banner IDwebhost
banner 468x60
Tidak ada Respon

Tinggalkan pesan "Polda Jatim Bongkar Prostitusi Online yang libatkan anak dibawah umur"