LUWU UTARA, TEKAPE.co – Bahan Bakar Minyak (BBM) berjenis Premium di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) Luwu Utara, Kabupaten Luwu Utara mulai langka. Dimana hal itu memunculkan pertanyaan besar bagi para masyarakat.
Menanggapi keluhan masyarakat tersebut, Anggota DPRD Luwu Utara Rudi Hartono, langsung terjun ke lapangan memantau Premium di SPBU Tamboke Raya, Jl Trans Sulawesi, Desa Tamboke, Kecamatan Sukamaju, Kabupaten Luwu Utara, Sulsel, Jumat 19 Agustus 2017 pagi
Menurutnya, sebagai wakil rakyat kita harus menerima keluhan dari masyarakat yang merupakan tugas pokok kita dan dia langsung meninjauh di lapangan.
Dari pantaunya, Ia mengatakan,”BBM jenis Premium memang langka, terutama di SPBU Tamboke Raya,” ucapanya.
Sementara itu, Rudi Hartono menemui Emi, Manager Operasional SPBU Tamboke Raya yang juga teman sekolahnya,kelangkaan Premium karena pembatasan dari pusat PT Pertamina (Persero) yang dulu 32.000 Kilo liter menjadi 8.000 Kilo liter, kelangkaan ini menyeluruh di Luwu Utara,” kata Emi.
“BBM jenis Pertalite sedang dalam promosi dengan harga masih tetap 7.700/liter” ucapnya.
Sementara itu, dilansir dari pemberitaan resmi, Kompas.com, Ternyata, secara berkala, Premium memang akan hilang dari peredaran. Sebab, pemerintah memiliki pemetaan untuk menyediakan BBM yang sesuai dengan standar Euro IV.
“Premium ini tidak memenuhi standar Euro IV,” kata Direktorat Jenderal Minyak dan Gas Bumi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) IGN Wiratmadja Puja, di Jakarta.(Jus)












