oleh

PT.Agro Nusa Abadi disomasi akhirnya temui kuasa hukum petani

BelaNegaraNews.ID, Jakarta – Lembaga Bantuan Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (LBH HKTI) menerima kehadiran PT. Agro Nusa Abadi dikantornya yang diwakili oleh legal perusahaan yaitu Teguh dan Adit atas 2 (dua) somasi yang telah dilayangkan oleh pihak LBH HKTI terhadap perusahaan tersebut. (20/12/2021)

Di dalam pertemuan tersebut Ketua LBH HKTI Apriansyah, S.H., M.H. mengatakan “Kesalahan PT. ANA telah melakukan kecurangan dalam tindakan pengajuan HGU tanpa sepengetahuan masyakat dan tanah masih punya masyakat di serobot serta diduduki tanpa adanya ganti rugi terhadap para petani dengan luas 3.500 hektar serta akan melakukan pasang plang di tanah milik petani dalam waktu dekat.

BACA JUGA :  Polsek Kalideres Tangkap Empat Pelaku Pemerasan Modus Tuduh Korban Menyelewengkan KJP

Ditempat yang sama Ketua Bidang Perdata LBH HKTI Vahmi Wibisono, S.H., M.H., menyampaikan dalam pertemuan tersebut, bahwa Kelompok Tani Sipatua yang di Ketua H. Abidin mempunyai alas hak yang sah berupa SKT dan surat ukur yang dikeluarkan oleh Badan Pertanahan Nasional Kabupaten Morowali, adapun HGU yang diajukan oleh PT. ANA, semestinya ada pelepasan hak dari petani namun saat ini para petani tidak pernah melakukan itu.

Dengan adanya pertemuan tersebut dan hadirnya H. Abidin telah secara langsung menyampaikan keluhan para petani terhadap PT. ANA yang mana para petani tidak pernah menerima uang 2,5jt per hektar atas pembebasan tersebut.

BACA JUGA :  Dukungan ke Purnomo - Teguh Sudah Bulat

“Seperakpun Kelompok Tani Sipatua tidak pernah menerima atas pembebasan lahan tersebut, bahkan dengan nilai pembebasan 2,5jt para petani merasa dibodoh-bodohin dan kondisi petani saat ini kehidupan semakin terpuruk”. ujar H. Abidin

Sedangkan ditempat yang sama menurut H. Pane, Plt Bupati pada tahun 2006 tidak pernah mengeluarkan Diskresi, tetapi hanya mengeluarkan surat pemberitahuan. (Red-AS)

 

3

Komentar

Tinggalkan Balasan