Dugaan Salah Gunakan ADD Desa Warialau : Aktivis Pemuda Aru, Marchel Sintimir Angkat Bicara

  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Aru, BelaNegaraNews.Id Program pemerintah pengembangan Potensi Ekonomi Desa dan mendukung percepatan pembangunan desa. Hal ini tentunya menjadi perhatian serius oleh pemerintah Daerah khususnya Gubernur Maluku, Bupati, DPRD kepada pemerintahan Desa melalui kewenangan Inspektorat, Kejaksaan, Tipikor dan lembaga lainya yang mempunyai otoritas penuh dalam melakukan fungsi kontrol terhadap Dana Desa.

Menanggapi hal tersebut aktivis pemuda Asli Daerah Kepulauan ARU, di Jakarta Marchel Sintimir ketika dihubungi melalui pesan chet whatsap menyatakan bahwa “Pemerintah, Kementerian Desa dalam hal ini Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (PDTT) juga telah menetapkan empat program prioritas pemerintah dalam pembangunan desa diantaranya adalah, pengembangan Produk Unggulan Kawasan Perdesaan (Prukades), Membangun Embung Air Desa. Mengembangkan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) dan Membangun Sarana Prasarana Olahraga Desa (Raga Desa),” ujar Marchel Sintimir kepada media. Melalui pesan whatsap Jum’at : 09/04/2021.

Lanjut kata Marchel Sintimir menyayangkan, program pemerintah dalam Pengembangan Potensi Ekonomi Desa dan mendukung percepatan pembangunan desa, seakan tidak menjadi perhatian serius dari berbagai pihak. Sehingga Dana Desa yang totalnya diatas 1 Milyar lebih disalahgunakan oleh oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab. 

Lebih jelasnya Marchel Sintimir menambahkan bahwa salah satunya terjadi pada Desa Warialau, Kecamatan Aru Utara, Kabupaten Kepulauan Aru. “Bahwa pada tahun 2019 sampai 2020 kemarin Dana Desa Warialau, kecamatan Aru Utara, Kabupaten Kepulauan Aru yang totalnya kurang lebih 1 Milyar lebih tidak dimanfaatkan secara baik oleh Kepala Desa dan Perangkat Desa. Sehingga hal ini sudah sepatutnya dipertanyakan penggunaan Dana Desa tersebut terutama pada desa kami Warialau yang pada tahun 2019 sampai 2020 diduga disalahgunakan oleh Kepala Desa Warialau dan perangkatnya. Yang mana hal tersebut dilihat pada pembangunan Desa Warialau tahun 2019 sampai 2020 tidak ada satu pun pembangunan yang dilakukan secara baik oleh Kepala Desa dan perangkatnya. 

Inilah kata Marsel selama ini Dana Desa Warialau dari tahun 2019 sampai 2020 tidak ada transparansi keterbukaan informasi kepada masyrakat, Desa Warialau itu sendiri.

Marsel berharap “Tentunya hal ini menjadi kewenangan Inspektorat, Kejaksaan Negeri Dobo Kabupaten Kepulauan Aru agar sekiranya dapat memanggil Kepala Desa Warialau, David Djumaifin dan perangkatnya untuk di periksa terkait dugaan penyalahgunaan Dana Desa Warialau dari tahun 2019 sampai 2020,” tuturnya mengakhiri. (Widodo Walgmar)

 

Editor : CH

Banner IDwebhost
banner 468x60
Tidak ada Respon

Tinggalkan pesan "Dugaan Salah Gunakan ADD Desa Warialau : Aktivis Pemuda Aru, Marchel Sintimir Angkat Bicara"