oleh

Toko dan BMT di Wonogiri di bobol Komplotan pencuri Lintas Propinsi

Toko dan BMT di Wonogiri di Bobol Komplotan Pencuri Lintas Propinsi
Toko dan BMT di Wonogiri di bobol Komplotan pencuri Lintas Propinsi

 

Wonogiri, BelaNegaraNews.ID – Tiga tersangka pencurian dengan pemberatan (Curat) lintas provinsi yang selama ini menjadi buronan aparat kepolisian diamankan di Mapolres Wonogiri. Selain beraksi di sejumlah kota di Jawa Timur, komplotan ini juga sudah berulangkali beraksi di Wonogiri, diantaranya di Kecamatan Slogohimo dan Giriwoyo.

 

“Kasus ini terkuak setelah adanya penangkapan pelaku Curat lintas provinsi di Desa Sejati, Kecamatan Giriwoyo oleh Polres Madiun, Polres Ponorogo dan Polres Wonogiri pada Kamis(12/9) malam,” ungkap Kapolres Wonogiri AKBP Uri Nartanti Istiwidayati didampingi Kasat Reskrim AKP Purbo Adjar Waskito saat konferensi pers, di Mapolres Wonogiri, Senin(16/9).

 

Dijelaskan, gerak-gerik kelima pelaku Curat di Wonogiri itu sudah dibuntuti petugas. Kelima pelaku adalah LH, SR, BE, SJ dan FT. Mereka merupakan warga Gresik, Jatim. Kemudian saat mereka di tengah perjalan ditangkap paksa oleh tim gabungan.

BACA JUGA :  LSM-KAPAK Minta Pemkab Gowa Segera Revisi APBD Untuk Penanganan COVID-19

 

Namun kelima pelaku yang mengendarai mobil hendak melarikan diri dengan cara berputar arah. Polisi terpaksa menembak roda belakang mobil hingga mobil Honda Brio warna putih yang dikendarai pelaku nyungsep diparit jalan tepatnya di Desa Sejati, Kecamatan Giriwoyo. Tiga pelaku dapat diamankan, sedang dua pelaku lainnya ini berhasil melarikan diri.

 

Kemudian Jumat (13/9), polisi membekuk SR di tempat persembunyiaannya di Giriwoyo. Lalu, Jumat siang, Polres Wonogiri berhasil menangkap FT di Ngadirojo saat ia turun dari angkutan umum. Berdasar pengakuan mereka, sebelum penangkapan pekan lalu, komplotan ini berniat membobol brankas di sebuah BMT di Giriwoyo namun tidak berhasil.

 

 “Saat diinterogasi, tiga tersangka yakni BE, SJ dan FT mengakui pernah membobol toko bangunan di Kecamatan Slogohimo pada Agustus 2019. Korbannya toko bangunan Sinar Agung di Kecamatan Slogohimo. Selanjutnya BE, SJ dan FT menjalani proses penyidikan di Polres Wonogiri. Sedang LH dibawa ke Polres Madiun dan SR disidik di Polres Ponorogo karena kasus serupa di wilayah tersebut,” terang Kasat Reskrim.

BACA JUGA :  Sidang Perdana Ketua Umum GNPK-RI Vs Dandim 0712/Tegal

 

Polisi juga mengamankan sejumlah barang bukti berupa obeng, linggis dan puluhan alat pertukangan berbagai merek. Komplotan ini selain beraksi di Wonogiri juga sudah berulangkali beraksi di Gresik, Madiun, Malang dan Ponorogo. Bahkan, satu dari lima pelaku yaitu FT merupakan residivis. Dia sudah empat kali keluar masuk bui. Terakhir kalinya di 2014, dimana ia mendekam enam tahun di LP Kalimantan Selatan dengan kasus serupa.

BACA JUGA :  Kapolda Sulsel Pimpin Apel kesiapan Personel Polda Sulsel sebagai Tracer dan Vaksinator Covid-19

 “Untuk tersangka kita jerat dengan pasal 363 ayat 2 KUHP tentang Pencurian dengan Pemberatan dengan ancaman hukuman penjara maksimal tujuh tahun,” tandasnya. (Red)

Editor : Catur H

Komentar

Tinggalkan Balasan