Ida Penglingsir Agung Putra Sukahet

Virus Corona Semakin Meluas, Majelis Desa Adat Dan PHDI Serta Gubernur Bali Akan Memutuskan Bali Kembali Nyapi

Banner IDwebhost

BelaNegaraNews.ID, Denpasar – Menyikapi perkembangan Covid-19 semakin meluas dan upaya untuk memutus rantai penyebaran virus corona ini, Majelis Desa Adat (MDA) Provinsi Bali dan Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI) Provinsi Bali beserta Gubernur Bali akan memutuskan melaksanakan Sipeng atau Nyepi di seluruh Desa Adat se-Bali akan diberlakukan selama tiga hari, yaitu tanggal 18, 19 dan 20 April 2020.

Majelis Desa Adat (MDA) Prov. Bali, Ida Penglingsir Agung Putra Sukahet mengatakan “tujuan dilakukan Sipeng atau Nyepi guna melengkapi upaya Skala lan Niskala untuk mempercepat penanggulangan virus corona (Covid-19),” ungkapnya. Senin (06/04).

Lanjut Sukahet “secara niskala sangat berkaitan dengan menghormati Bhuta Kala sebelum tilem kadasa yaitu tanggal 22 April 2020, disertai degan upacara bhuta yadnya yang bersekala Kecil,” ucapnya.

Dihimbau krama adat hanya tidak boleh keluar rumah atau tinggal dirumah saja selama tiga hari, kecuali yang mempunyai tugas-tugas khusus, dan mendapatkan dispensasi. Sedangkan umat yang bukan krama Desa Adat dihimbau untuk berpartisipasi,” jelas Sukahet.

“Lebih jelasnya tanggal 08 April 2020 kami Majelis Desa Adat bersama PHDI Bali akan mengadakan Paruman untuk memfinalisasi rencana Nyepi atau Nyipeng Desa Adat ini. (red)

 

1
Banner IDwebhost
Tidak ada Respon

Tinggalkan pesan "Virus Corona Semakin Meluas, Majelis Desa Adat Dan PHDI Serta Gubernur Bali Akan Memutuskan Bali Kembali Nyapi"