PALOPO, TEKAPE.co – Ikut mendaftar Bakal Calon Legislatif (Bacaleg) DPRD Kota Palopo, Siti Nurzhafirah Ramadhan optimis akan terpilih pada Pileg 2024.
Siti Nurzhafirah Ramadhani yang baru pertama kali terjun ke dunia politik berkeinginan membangun kampung halamanya.
Ia maju dari daerah pemilihan (Dapil) III meluputi Kecamatan Wara Barat, Sendana dan Mungkajang.
Dapil III ini merupakan kampung halaman Siti Nurzhafirah Ramadhani.
Saat ini Siti Nurzhafirah Ramadhani dipercaya partai berlambang mercy mengisi slot nomor urut satu sesuai dengan susunan pengajuan daftar calon sementara yang disetor Partai Demokrat ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) Palopo.
“Pertama saya ingin mengucapkan terima kasih kepada DPC Partai Demokrat Kota Palopo yang memberikan kepercayaan kepada saya untuk menjadi bagian pada Pemilu 2024,” ujar Siti di sela-sela pertemuan dengan masyarakat Lingkungan Lappo, Kelurahan Lebang, Kecamatan Wara Barat, Selasa 25 Juli 2023 malam.
Siti Nurzhafirah Ramadhani merupakan menantu mantan Ketua DPRD Palopo, Tasik. Selama ini dia bekerja sebagai Konsultan Information Technlogi (IT) di Provinsi Papua Barat.
“Selama ini saya banyak beraktivitas di Papua Barat, tepatnya di Manokwari (Ibu Kota Papua Barat) sebagai Konsultan IT,” ungkapnya.
Wara Barat, khususnya Lebang merupakan kampung halaman Siti Nurzhafirah Ramadhani.
“Kakek, nenek, orang tau, paman, tante, dan sepupu saya semua orang di sini,” sebutnya.
Keberadaan keluarga besar Siti Nurzhafirah Ramadhani di dapil tiga membuat dirinya mudah berinteraksi dengan masyarakat.
“Makanya saya mudah berinteraksi dengan masyarakat di sini, sebab banyak keluarga saya di sini,” beber Siti.
Pertimbangan mendasar Siti Nurzhafirah Ramadhani nyaleg karena ingin berkontribusi terhadap kemajuan daerah terutama di kampung halamannya. Sebab ia melihat tidak banyak perubahan yang terjadi di sana.
“Sebenarnya dapil pegunungan ini tidak begitu jauh dari pusat kota, tapi saya melihat tidak banyak perubahan yang terjadi. Itu yang memotivasi saya sebagai putri daerah untuk berbuat, nah peluang kita berbuat lebih besar jika kita berada di dalam sistem pemerintahan,” terang dia.
“Kalau menjadi aparatur sipil negara mungkin saya sudah tidak bisa karena faktor umur, nah pengabdian lain yang punya peranan besar untuk kemajuan suatu daerah ada di legislatif, olehnya itu saya memutuskan maju untuk mengabdikan diri,” sambungnya.
Menurutnya, wilayah dapil pegunungan kaya akan Sumber Daya Alam (SDA) yang dapat dikelola dan menghasilkan pemasukan untuk daerah dan masyarakat.
Namun sejauh ini SDA tersebut belum dikelola dengan baik sehingga tidak memberikan dampak terhadap perekonomian masyarakat wilayah pegunungan Palopo.
“Jika diberikan kepercayaan oleh masyarakat, saya bertekad menghadirkan kampung pintar dan kampung wisata. Sumber daya alam di sini sangat bagus-bagus, sisa dipoles sedikit,” paparnya.(*)










